SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESA BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Syarifah, Aeni, Eli . (2018).
SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESA BERBASIS KEARIFAN LOKAL. S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

[thumbnail of PROSIDING SEMNAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BU ELI-ilovepdf-compressed.pdf] PDF
PROSIDING SEMNAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BU ELI-ilovepdf-compressed.pdf

Download (425kB)
Item Type: Thesis
Item Type: Thesis
Creators:
Creators
ID Number
Syarifah, Aeni, Eli
UNSPECIFIED
Date: 2018
Thesis Type: Bachelor
Institution: UNSURPRESS
Department: S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Abstract: Penelitian ini di latarbelakangi oleh kemampuan mahasiswa yang masih belum terlihat kreativitasnya dalam melakukan presentasi, bertanya secara kritis dan menulis serta membaca dengan bermakna. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh dan metode pembelajaran membaca, berdiskusi, dan menulis terhadap kemampuan berdiskusi, berdebat, bertanya, membaca, dan menulis. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa dalam menerapkan multiliterasi membaca, berdiskusi, dan menulis pada mata kuliah ilmu Semantik. Data yang dikumpulkan untuk menjawab data penelitian yaitu dta hasil angket dan tes kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan metode membaca, berdiskusi, dan menulis. Keterampilan berbahasa mahasiswa, terutama dalam kaitannya dengan membaca, berdiskusi, dan menulis yang bermakna sangat menentukan keberhasilan mereka dalam menguasai berbagai mata kuliah lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan kuantitatif dengan melibatkan mata kuliah Semantik. Kemampuan multiliterasi dalam perkuliahan juga dapat dilihat dari situasi praktik, pembelajaran terbuka, refleksi pemikiran kritis, dan praktik diskusi interaktif. Berdasarkan hasil angket mahasiswa, sebanyak 53% membuktikan bahwa metode mulyiliterasi membaca, berdiskusi, dan menulis sangat efektif digunakan dalam pembelajaran dan 47% menyatakan metode tersebut sangat bagus dan menyenangkan. Hasil tes terhadap mahasisw pun menunjukan adanya perbedaan signifikan anatara nilai yang menggunakan metode multiliterasi dengan yang tidak menggunakan metode multiiterasi. Saat metode tersebut tidak digunakan, nilai tertinggi 85 dan nilai terendah 0. Adapun ketika metode multiliterasi digunakan, nilai tertinggi 95 dan nilai terendah 50.
Publisher: UNSURPRESS
Place of Publication: CIANJUR
Subjects: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Date Deposited: 16 Nov 2018 13:34
Last Modified: 21 Aug 2026 05:19
URI: https://repository.ikipsiliwangi.ac.id/id/eprint/2147

Actions (login required)

View Item
View Item