MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PENGENALAN BERAT – RINGAN SUATU BENDA MENGGUNAKAN NERACA TIMBANGAN SEDERHANA (Studi Kuasi Eksperimen Pada Kelompok A TK Plus Pertiwi Cibalong Garut)

SAMSIAH (ID: 15070241) . (2021).
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PENGENALAN BERAT – RINGAN SUATU BENDA MENGGUNAKAN NERACA TIMBANGAN SEDERHANA (Studi Kuasi Eksperimen Pada Kelompok A TK Plus Pertiwi Cibalong Garut). S1 PG-PAUD.

Full text not available from this repository.
Item Type: Thesis
Item Type: Thesis
Creators:
Creators
ID Number
SAMSIAH
15070241
Date: 2021
Thesis Type: Bachelor
Institution: IKIP Siliwangi
Department: S1 PG-PAUD
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran pengenalan berat ringan suatu benda dengan menggunakan neraca timbangan sederhana dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini di kelompok A dibandingkan dengan pembelajaran konvensional dan gambaran implementasi kinerja anak dalam pengenalan berat ringan suatu benda menggunakan neraca timbangan sederhana serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengenalan berat ringan suatu benda di kelompok A TK Plus Pertiwi. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian eksperimen. Berdasarkan banyak desain dalam penelitian eksperimen maka peneliti ingin menggunakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk melihat pengaruh terhadap pembelajaran dikelas dengan cara memberikan perlakuan-perlakuan tertentu pada kelas eksperimen sedangkan pada kelas kontrol tidak diberikan perlakuan. Peneliti mengambil sampel sebanyak 16 anak yaitu kelas eksperimen 8 (delapan) anak dan kelas kontrol 8 (delapan) anak. Hasil penelitian dapat disimpulkan kelas eksperimen dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Sementara itu, kelas kontrol 70% berada dalam kategori Mulai Berkembang (MB), dan 30% Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Anak usia dini dalam perkembangan membedakan konsep berat ringan berada pada tahapan praoprasional dimana pada tahap ini anak mulai menunjukan proses berpikir yang sudah jelas. Faktor pendukung keberhasilan dalam pelaksanaan pembelajaran sains diantaranya adanya dukungan dari pihak sekolah, adanya kemampuan dan pengetahuan yang baik dari para guru dan partisipasi atau sikap antusias anak sedangkan faktor penghambat pelaksanaan pembelajaran sains yaitu faktor keterbatasan dana, waktu dan keterbatasan sarana dan prasarana.
Publisher: IKIP Siliwangi
Place of Publication: Cimahi
Subjects: Pendidikan Anak Usia Dini
Date Deposited: 20 Aug 2021 14:08
Last Modified: 21 Aug 2026 05:35
URI: https://repository.ikipsiliwangi.ac.id/id/eprint/4827

Actions (login required)

View Item
View Item