Rostina
.
(2016).
Penerapan Metode Bermain Peran untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak di Pos PAUD Mawar Merah Kelurahan Setiamanah Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi.
S2 Magister Pendidikan Masyarakat.
| Item Type: | Thesis |
|---|---|
| Item Type: | Thesis |
| Creators: | Creators ID Number Rostina UNSPECIFIED |
| Date: | 2016 |
| Thesis Type: | Bachelor |
| Institution: | STKIP Siliwangi Bandung |
| Department: | S2 Magister Pendidikan Masyarakat |
| Abstract: | Penelitian ini mengangkat bagaimana penerapan dan hasil belajar kemampuan sosial emosional anak usia dini dengan menggunakan metode bermain peran di Pos Paud Mawar Merah kelurahan Setiamanah Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan perencanaan penerapan metode bermain peran untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak di Pos PAUD Mawar Merah. Untuk mendeskripsikan penerapan metode bermain peran untuk meningkatkan kemampuan sosial emosionak anak di Pos PAUD Mawar Merah. Untuk mendeskripsikan hasil penerapan metode bermain peran dalam meningkatkan sosial emosional anak di Pos PAUD Mawar Merah. Metode bermain peran merupakan metode pembelajaran yang di dalamnya menampakan adanya perilaku pura-pura dari yang terlihat dan peniruan situasi dari tokoh-tokoh sedemikian rupa. Bermain peran merupakan salah satu aktivitas penting dalam perkembangan anak karena dapat mengembangkan beragam potensi yang terdapat dalam diri anak. Dengan demikian metode bermain peran adalah metode yang melibatkan anak untuk pura-pura memainkan peran ataupun tokoh yang terlibat di dalamnya ssuai ketentuan yang sudah direncanakannya. Temuan hasil penelitian ini dari kegiatan pembelajaran dengan menggunakan bermain peran ini anak meningkatkan perbendaharaan kata dengan bertambahnya kosa kata baru yang diperolehnya dalam kegiatan pembelajaran dengan bermain peran, keberanian anak untuk mengemukakan pendapat, pikiran, perasaan senang dan tidak senang, sikap suka atau tidak suka. Dampak yang diperoleh dari hasil kegiatan pembelajaran dengan bermain peran ini anak semakin memahami dirinya sebagai pribadi yang unik, disamping memiliki karaktersistik yang sama juga memiliki perbedaan. Bagaimana anak memandang dirinya dan memandang anak lain perlu mendapatkan bimbingan guru agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat. Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan kemampuan sosial emosional anak ditandai dengan anak bisa menuturkan perasaannya, menunjukkan ekpresi, dan kepedulian terhadap teman menurut kemampuan masing masing dari hasil penelitian bahwa peningkatan ini di karenakan anak dapat melakukan pembelajaran serta aktif dan peneliti juga mendorong dan menciptakan suasana yang menyenangkan dalam kegiatan pembelajaran. |
| Uncontrolled Keywords: | Bermain Peran, Kemampuan Sosial Emo |
| Publisher: | STKIP Siliwangi Bandung |
| Place of Publication: | Cimahi |
| ISBN: | 9/5/2016 11:17 |
| Subjects: | Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Nonformal |
| Date Deposited: | 29 Aug 2018 14:39 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 05:06 |
| URI: | https://repository.ikipsiliwangi.ac.id/id/eprint/73 |

